Fandom

Wikia One Piece

Chapter 769

1.172pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Mark1.png 'Selamat membaca!. Anda dapat membantu Wikia One Piece dengan mengembangkannya dan Follow Kami di Twitter. Kami mohon maaf karena Wikia ini dalam proses pengembangan. Mark1.png


Bellamy sang Bajak Laut
Chapter 769.png
Informasi Chapter
Volume:
Chapter: 769
Judul Jepang: 海賊ベラミー
Judul Romanisasi: Kaizoku Beramī
Jumlah Halaman: 17
Tanggal Rilis Jepang: 1 Desember 2014
Kronologi Chapter
Sebelumnya Selanjutnya


Chapter 769 berjudul "Bellamy sang Bajak Laut".

Sampul Halaman

Perjalanan Solo Jinbe Ksatria Lautan Vol. 16 - "Jinbe mengejar sosok misterius kedalam lautan"

Alur Cerita

Law sukses mengenai Doflamingo dengan tusukan injeksinya. Doflamingo kini terduduk sambil memegangi perutnya yang berdarah. Pria yang ada di hadapannya saat ini ternyata memang bukan lagi anak kecil yang ia kenal dulu.

Doflamingo kesal, namun serangan Law masih belum berakhir sampai sana.

"Room!!"

Law menciptakan room besar yang melapisi sebagian besar istana tempatnya dan Doflamingo bertarung itu, membelahnya, kemudian menggunakan bagian yang dibelah itu untuk menyerang Doflamingo.

"Huaa!! Bagian luar dinding istananya!! mengarah kemari!!" teriak Trevor.

Namun meski sebelumnya telah luka akibat serangan Law, Doflamingo masih punya kekuatan yang cukup untuk mengatasi serangan tersebut. Doflamingo berdiri dan menggunakan jaring benangnya untuk menahan bagian besar istana yang hendak menimpanya itu. "Spider Web!!"

Law melanjutkan serangannya..

"Hm?"

Masih berada di dalam room, reruntuhan dari ujung istana yang hancur akibat gesekan dengan jaring benang tadi mengarah kembali ke arah Doflamingo, menjadikannya sasaran tembak bagi puing-puing itu.

Namun, Doflamingo masih mampu menghindarinya. Ia bergerak cepat dan saat ini telah berdiri di udara. Law menyusulnya, bertukar tempat dengan reruntuhan yang ada di belakang Doflamingo dan bersiap untuk menyerang dengan tangan kanan, "Mes!!"

Namun dengan tenangnya, dengan tatapan yang begitu dingin dan marah, Doflamingo mencengkram lengan kanan Law itu, dan berkata, "Jangan membuatku bosan dengan seranganmu yang tak berguna itu.. lihat dirimu saat ini, begitu berani dan bersemangat."

"Urgh..." tangan kanan Law masih terus dicengkram oleh Doflamingo, yang saat ini melayang di udara.

"Kalau kau memang serius ingin membunuhku, taruh saja aku di hadapan Kaidou. Ada banyak cara untuk menghabisi musuh yang bukan tandinganmu!! Tapi, kau malah membiarkan perasaanmu terhadap Corazon menguasai dirimu.."

"Sejak kau memutuskan untuk mengacaukan rencanaku, kau sudah menggali kuburanmu sendiri." ucap Doflamingo. "Apa kau masih ingat dengan surat yang waktu itu?"

Law kemudian teringat pada saat Vergo menerima surat rahasia yang Corazon titipkan padanya.

"Corazon ingin menyelamatkan Dressrosa!!!"

"Yah, kalau saja kau terlalu memaksakan dirimu, tragedi-tragedi yang jumlahnya tak terhitung itu mungkin saja tak akan pernah terjadi.." ucap Doflamingo.

"Apa menurutmu begitu?" tanya Law.

"Eh!?" Doflamingo kaget tapi kemudian tertawa. "Fufufufu.. begitu tenang dan tajam, bagus sekali!! Tapi jujur saja, tak masalah apa isi dari surat itu, singasana kerajaan ini telah menjadi milikku!!"

Doflamingo memasang sehelai benang di belakang kaki kirinya.

"Dan pada akhirnya, yang Corazon lakukan dengan mempertaruhkan nyawanya malah berakhir seperti itu.."

"Mulai saat ini itu akan menjadi keputusanku!!" ucap Law. "Semua yang telah kulakukan dan akan kulakukan sampai mati adalah hasil dari apa yang Corazon tinggalkan!!"

"Yah yah.. sayang sekali.." ucap Doflamingo. "Semua tragedi dan teror, karena itu terjadi maka ini menjadi kenyataan bagi kita!!" Doflamingo membawa Law tinggi-tinggi. "Memakan buah Ope Ope lalu kabur, menunjukan taringmu padaku di Punk Hazard, lalu di sini!!"

Doflamingo menggunakan benang di bagian belakang kakinya tadi itu untuk menebas lengan kanan Law, menendangnya hingga meluncur jatuh ke bawah.

Trevor tertawa melihat hal itu, sementara Law yang terjatuh ke tanah benar-benar berada dalam kondisi yang mengerikan. "Gyaaaaaaaa!!!!!!" Law berteriak, benang Doflamingo tadi telah memutuskan lengan kanannya,

"Fufufu!! jadi kau telah terpengaruh oleh D juga, eh? Hari ketika kau memutuskan untuk menantangku telah menjadi kenyataan juga, dan karena itulah aku akan memaafkanmu.."

"Sama seperti ketika aku memaafkan ayah dan adikku.. dengan kematian mereka!!"

Doflamingo bersiap untuk menembak Law dengan pistol. "Sial.." ucap Law.

"Tak ada eksekusi yang lebih baik selain peluru timah, eh.." Doflamingo bersiap untuk menarik pelatuknya namun tiba-tiba..

"Jet Gatling!!!!"

Terdengar ribut-ribut dari belakang, sesuatu terlempar ke udara dan ternyata itu adalah tubuh clone Doflamingo yang telah hancur terpotong-potong oleh serangan Luffy.

"Huh, sepertinya kurungan yang kubuat terlalu kecil untuk menjaga orang seperti dia.." ucap Doflamingo.

Di bawah sana, Luffy kini tinggal menghadapi Bellamy, yang masih dikendalikan oleh Doflamingo. "Hei Mingooo!!!" Luffy berteriak, "Hentikan Bellamy, bisa-bisa dia mati!!"

"Jadi kau masih hidup ya, Bellamy? baiklah.." Doflamingo pun mengentikan Bellamy.

"Ah!! Bellamy!!"

"Sudah cukup, Bellamy, aku akan membebaskanmu.." ucap Doflamingo.

Bellamy kemudian ingat dengan saat pertama kali ia menemui Doflamingo. Bellamy dan rekan-rekannya menemui kelompok bajak laut Doflamingo.

"Darimana asalmu?" tanya Doflamingo.

"Kami adalah anggota Notic!!"

"Apa masalah kalian di kota yang makmur seperti itu?"

"Tempat itu membosankan!!" ucap Bellamy. "Bajak laut Donquixote adalah kebanggaan North Blue!! Kami ingin menjadi bagian dari kelompok bajak lautmu!! Kami berbeda dengan para pemimpi yang ada di luar sana!!"

"Kalian boleh saja meminjam simbolku, tapi kalau ada yang gagal, kembalikan.." ucap Doflamingo.

"Benarkah!? Baik!!!" Bellamy begitu bahagia saat itu.

"Aku tak butuh anak buah yang lemah.."

"AKu tak akan kalah dari siapapun!!"

"Hei Bellamy!!!" Luffy mengkhawatirkan tubuh Bellamy yang terbaring saat ini. "Apa kau baik-baik saja!? Tidak, pasti kau tidak baik-baik saja.."

Bellamy terbaring, sambil mengingat semua kenangan di masa lalunya.. Saat ia bertemu Luffy.. kemudian dikalahkan dengan satu pukulan..

Sampai pada saat mereka bertemu lagi di kolesium.. "Aku sudah tak membencimu lagi.." ucap Bellamy waktu itu.

Dan saat ini, Bellamy berusaha sekuat tenaga untuk bangun. "Hei, jangan memaksakan dirimu!! Diamlah dulu!!" ucap Luffy.

Lalu.. Bellamy juga ingat ketika ia mendapat perintah dari Doflamingo untuk membunuh Luffy. Bagaimana Doflamingo begitu menentang dan merendahkannya, sementara Luffy menganggapnya sebagai teman..

"Hei Bellamy, tetaplah diam di sana!!" ucap Luffy. "Aku mengkhawatirkan Tra-guy, aku yakin Mingo dan si ingus itu masih ada di sana, Tra-guy berada dalam bahaya, kalau aku tak membantunya.."

Luffy pun bersiap untuk naik, "Aku akan mengalahkan Mingo untukmu juga!!"

Namun.. Bellamy kini telah benar-benar berdiri.. "Tunggu.." ucapnya.

"Apa kau masih ingat dengan teknik ini?" Bellamy justru bersiap dengan teknik yang sama dengan yang pernah ia perlihatkan dulu pada Luffy. Bellamu mengunakan kemampuan pelontarnya untuk melompat-lompat dengan begitu cepat, "Spring Hopper!!"

"Kau telah menjadi makin kuat, begitu juga denganku!!" ucap Bellamu sambil terus melesat. "Kemampuan penghancur dari teknikku ini tak sama dengan yang dulu!!"

"Hei!! Kalau kau tak berhenti bergerak, bisa-bisa kau mati!!" teriak Luffy.

"Diam!!!! Aku tak butuh belas kasihanmu!!" teriak Bellamy. "Aku tahu.. aku telah mengagumi orang yang salah.. betapa bodohnya diriku, tapi.."

"Aku tak semenyedihkan orang yang menggigit majikannya sendiri hanya karena aku tak mendapat jawaban yang kuinginkan!! Bahkan orang bodoh sekalipun punya prinsip yang harus ia ikuti!!" Bellamy benar-benar serius untuk tetap berpegangan teguh pada keinginannya.

"Topi Jerami!! Ini akan jadi pertarungan terakhirku, jadi lawanlah aku!!!"

Referensi Cepat

Catatan Chapter

Karakter

Bajak Laut



Cerita Navigasi

Chapter Sebelumnya Chapter Selanjutnya
Arc Dressrosa
Chapter Manga
700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710
711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721
722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732
733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743
744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754
755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765
766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776
777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787
788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798
Episode Anime
629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639
640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650
651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661
662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672
673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683
684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694
695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705
706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716
717 718 719 720

Pranala Luar

Also on Fandom

Random Wiki