Fandom

Wikia One Piece

Chapter 782

1.172pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Mark1.png 'Selamat membaca!. Anda dapat membantu Wikia One Piece dengan mengembangkannya dan Follow Kami di Twitter. Kami mohon maaf karena Wikia ini dalam proses pengembangan. Mark1.png


Karisma Iblis
Chapter 782.png
Informasi Chapter
Volume: 78
Chapter: 782
Judul Jepang: 悪のカリスマ
Judul Romanisasi: Aku no Karisuma
Jumlah Halaman: 19
Tanggal Rilis Jepang: 6 April 2015
Kronologi Chapter
Sebelumnya Selanjutnya


Chapter 782 berjudul "Karisma Iblis".

Halaman Sampul

Perjalanan Jinbe Ksatria Lautan Vol. 26 - "Saatnya Pesta".

Alur Cerita

Luffy masih menahan kaki Doflamingo, begitu pula dengan Doflamingo yang masih terus menekannya. "Kenapa kau menghentikanku.." ucap Doflamingo datar. "Aku hanya ingin.. menghancurkan kepalanya.."

"!!!" setelahnya ledakan kekuatan makin menjadi. Kaki mereka berdua telah dilapisi haki, makin menekan, luapan haoushoku terasa hingga ke seluruh penjuru dataran tinggi tempat mereka berada.

"Mugiwara-ya.. jadi dia.."

"Wha---!! Haki penguasa saling beradu!!" ucap kaget Trebol. "Dia bisa menggunakannya juga!?"

Trebol jadi teringat ketika dulu ia bertemu dengan Doffy kecil. Trebol kaget mendengar cerita Doffy. "Semuanya pingsan!?"

Trebol menyadarinya, "Itulah yang bisa Haki lakukan!! Haki penguasa!!" ucapnya. "Ini adalah tanda bagi penguasa, Doflamingo!! Kau adalah orang yang terpilih!!"

Trebol lalu menawari Doflamingo sebuah pistol dan buah iblis. "Kalau kau memang laki-laki, kau pasti mau mencobanya.. ayo.. ada orang yang mau kau bunuh, kan? Ayo tambahkan kekuatan untuk membalaskan dendammu.."

"Orang yang mau kubunuh? ada banyak!!" ucap Doflamingo kecil.

"Behehe!! Kau tak akan bisa mengalahkannya!!" teriak Trebol ke Luffy. "Level Doffy berada jauh di atasmu!!"

"Dia sudah terlahir kejam dan mengembangkan kekuatannya selama bertahun-tahun!!Takdirnya berteriak padanya dalam kemarahan yang tak bersuara!! Lelaki yang kau lihat saat ini adalah perwujudan dari kemurkaan itu sendiri!!"

Untuk sesaat tendangan Doflamingo mampu menghempaskan Luffy, namun Luffy cepat membalas dan mengarahkan tendangan ke arah kepala lawannya itu.

Doflamingo menahan dengan pergelangan tangannya.

Luffy mendendang lagi dengan kaki satunya, Doflamingo masih bertahan tapi kemudian Luffy menusuk dengan kaki satunya lagi tepat di bagian tubuh Doflamingo. Keseimbangan Doflamingo sedikit goyah, Luffy memanfaatkannya dan langsung melancarkan pukulan.

Doflamingo terhempas, sementara Luffy menyiapkan serangan lanjutan. Dua telapak tangan berlapis haki ia lesatkan jauh ke belakang, bersiap dengan hantaman karet, "Gomu Gomu no... Eagle!! Bazooka!!!!"

Doflamingo mampu menghindarinya, lalu menyerang balik dengan tendangan benang, "Ham String!!"

Luffy menahannya, namun tetap saja tubuhnya terseret. Luffy terjatuh di atas lendir-lendir Trebol. "Apa ini!?" Luffy kesulitan untuk bergerak, lendir-lendir itu merekatnya.

"Beheheheh!!" Trebol tertawa. "Jangan pernah berpikir untuk mengalahkan Doffy, bodoh!!"

"Aku akan menahannya, jadi kau akan bisa mengakhiri ini dengan cepat, Doffy!!" "Sial, lepaskan aku kau sialan!!"

"Hancurkan kepala Law sekarang!!" teriak Trebol. "Berhenti kau Mingo!!" teriak Luffy. "Lawan aku!! Ah sial lengket sekali, lepaskan aku!!"

Luffy menghajar tubuh Trebol dengan pukulan bertubi-tubi. Tinju-tinju dengan haki, namun tetap saja mahluk lendiri itu menahan tubuh Luffy.

"Percuma!! Beheheheh!!"

"Ada apa ini!? Harusnya aku mampu melukai pengguna logia dengan haki!!" "Sudah kubilang percuma, bodoh!! Logia katamu? Itu tak berarti apa-apa buatku!!"

Trebol ternyata bukan sembarang pengguna logia.

"Huff.. Mugiwara-ya, benar apa yang dia bilang.. melawan sampah seperti dia cuma buang-buang waktu saja.." ucap Law. "Membayangkan aku bisa saja duduk di kursi Hati dan bergabung bersama orang-orang seperti ini.. membayangkannya saja tubuhku terasa geli.."

"Masih punya energi untuk bicara, hah?"

"Jangan banyak bicara, mati saja kau!!" Trebol kemudian menyerang dengan tembakan-tembakan lendir. "Kami para eksekutif tinggi pilar keluarga ini!! Tak akan kubiarkan hinaanmu dibiarkan begitu saja tanpa hukuman!!"

"Hentikan!! Tra-guy sudah tak bisa bergerak lagi!!!" teriak Luffy.

"Minggirlah Doffy, biarkan aku mengajari anak ini tata kerama!!" Trebol mendekati tubuh Law. "Dengar, Doffy adalah raja yang mutlak, tak perlu diragukan lagi!! Di antara kami para eksekutif tinggi, tak ada istilah perbedaan!! Dan itu karena.."

"30 tahun lalu, kami berempatlah yang sudah memungut mutiara yang belum dipoles ini, dan menjadikannya seperti sekarang ini!! Kamilah yang memberinya kekuatan yang ia butuhkan!! Mengubahnya menjadi iblis karismatik yang saat ini berada di hadapanmu!!"

Ya, di masa lalu mereka berempatlah yang memungut Doflamingo. Trebol, Diamante, Pica, dan Vergo.

"Mereka hampir membunuhmu di Mariejois!? Dan mereka memenggal kepala ayahmu!? Sungguh suatu keajaiban kau masih bisa bertahan.."

"Doffy, kau memiliki apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang raja!!" ucap Diamante. "Kami semua yang ada di sini mengakui kekuatanmu, Doffy!!"

"Jadi sebagai gantinya, tunjukan pada kami mimpi yang selama ini kami cari!!" ucap Trebol.

Sejak saat itu mereka berempat merawat Doffy kecil. Melindunginya, menjadikannya pemimpin mereka.

Suatu hari, Doffy kecil terluka. "Apa yang terjadi?" tanya Trebol. "Kalah bertarung melawan berandal.. kuharap mereka amati saja."

Dan tak lama Trebol langsung membunuh berandal-berandal itu.

Lalu ketika Doffy mengeluh lelah, "Jalan sialan, kakiku jadi sakit.."

"Jalan yang mana?? kota mana??"

Tak lama Diamante dkk langsung membakar habis kota itu.

"Ingatlah, Doffy.. kau adalah raja, tak akan kami biarkan ada orang yang tidak mematuhimu. Karena suatu hari nanti.. kau akan menjadi raja bajak laut!!"

"Doffy berperan sebagai raja di hadapan orang-orangnya , tapi kami berlima adalah sebuah keluarga!! Dan kami akan melindunginya, seperti layaknya keluarga sungguhan!!"

"Behehehe!!" Trebol tertawa sementara tubuh Law yang terbaring tampak sudah terlapisi oleh lendi-lendir lengket. "Kuharap kau masih ingat, lendirku ini bisa menyulut api.."

"Yang masih percaya omong kosong seperti itu cuma kau saja, Trebol.." ucap Law.

"Ap--!?"

"Dari yang kulihat.. kalian tak lebih dari boneka-boneka bodoh yang dikendalukan oleh Doflamingo.."

"Berani sekali kau!! Boneka bodoh!?"

"Jangan dengarkan dia Trebol!!" teriak Doflamingo. "Law membuat Room!!"

"Sudah cukup!! Dia sudah tak bisa bergerak kemana-mana lagi, ditambah tubuhnya tertahan oleh lendirku, tak ada lagi yang bisa dia lakukan sekarang!!"

Trebol kemudian bersiap untuk menusuk Law dengan tongkatnya. "Akan kutusuk kau secara pelan dan perlahan!!"

"Ukhh.. aku juga kapten bajak laut!!" ucap Law. "Aku tak bisa meninggalkan anak buahku pada Mugiwara-ya.. mau taruh dimana mukaku saat bertemu mereka!!"

Law menggerakan jarinya. Dalam Room itu, Law menggerakan tangannya yang sudah putus, "Tangannya!?" yang masih memegang pedang untuk menebas dan membelah tubuh Trebol.

"Sterben!!!"

"Eeh dia berdarah!?" ucap Luffy kaget. Baru serangan pedang Law ini yang benar-benar bisa melukai dengan parah tubuh Trebol.

Di taman bunga, tiba-tiba saja Leo merasakan sesuatu. "Hmm? Ada apa, Leo?"

Di sisi Franky, para Tontatta juga tampak merasakan sesuatu yang aneh. "Semuanya tiba-tiba saja melihat ke arah kota karena alasan tertentu.." ucap Franky.

"Perasaan ini.. tiba-tiba saja rasanya gelisah.."

"Ini bukan waktunya untuk itu!! Kita sudah berhasil menghancurkan pabriknya!! Sekarang waktunya untuk keluar dari sangkar!!"

"Ah ya!!" teriak Tontatta.

Kembali ke pertarungan, setelah ditebas dan jubahnya hancur, tampak sosok asli Trebol, yang ternyata sangat kurus. dadanya luka parah.

"Dia kurus sekali!! Jadi seperti ini wujud aslinya!?"

"Bodoh..." ucap Doflamingo geram.

"S-si-sialan kau.. Law..!!!" Trebol makin emosi. Dan pada titik ini, ia sudah tak peduli lagi dengan dirinya sendiri, ia berniat untuk memakan api dan meledakan dirinya sendiri.

"Sial.. dia berniat untuk meledakan kita semua!!" ucap Law.

"Kau.. Kau harus ikut bersamaku!!!!" teriak Trebol.

Referensi Cepat

Catatan Chapter

Karakter

Keluarga Donquixote


Situs Navigasi

Chapter Sebelumnya Chapter Selanjutnya
Arc Dressrosa
Chapter Manga
700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710
711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721
722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732
733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743
744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754
755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765
766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776
777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787
788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798
Episode Anime
629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639
640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650
651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661
662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672
673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683
684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694
695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705
706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716
717 718 719 720
Perjalanan Tunggal Jinbe, Ksatria Lautan
Chapter Manga (sampul)
751 752 753 754 755 757 758 759 760 761 762
763 765 767 768 769 770 772 773 774 776 777
778 780 781 782 783 785

Pranala Luar

Also on Fandom

Random Wiki