Fandom

Wikia One Piece

Chapter 788

1.173pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Caraku Bertarung
250x250px
Informasi Chapter
Volume: TBA
Chapter: 788
Judul Jepang: 私の戦い
Judul Romanisasi: Watashi no Tatakai
Jumlah Halaman: 17


Kronologi Chapter
Sebelumnya Selanjutnya

Chapter 788 berjudul "Caraku Bertarung".

Sampul Halaman

Permintaan penggemar: "Perona terpesona mendengarkan lagu kutukan yang dimainkan oleh Brook" oleh P.N. Marron Parfait dari prefektur Toyama.

Sinopsis

Dengan tiga menit tersisa, seluruh petarung bergabung untuk melawan Doflamingo namun mereka bukan tandingan shichibukai. Law muncul di depan Gatz, mengambil alih peran Gatz melindungi Luffy.

Di tempat lain, para petarung yang diobati Mansherry membantu mendorong sangkar burung dengan bantuan perisai Bari Bari Bartolomeo. Rebecca mencoba menghadapi Doflamingo secara langsung, namun menemukan Viola tertangkap oleh Doflamingo, terjebak oleh kekuatan benangnya.

Issho dan prajurit Angkatan Laut ikut membantu Zoro dan yang lainnya menahan sangkar burung, sementara Franky dan Bartolomeo mendapat bantuan warga dari sisi yang lain. Haki Luffy akan pulih dalam waktu satu menit lagi.

Versi Teks

Tinggal 3 menit sebelum sangkar burung itu mencapai pusat Dressrosa, membuat para warga makin panik dan makin berlari sekuat tenaga. "Lari!!!"

"Sangkarnya mengecil dengan sangat cepat!!" "Kali ini si sialan itu benar-benar serius!!" "Kalau seperti ini, negerinya akan hancur sebelum Luffy pulih!!"

"Kita harus melakukan sesuatu!!" seru para pasukan, para mantan peserta kolesium. "Jatuhkan Doflamingo dan hentikan sangkar itu!!!"

"Kalian belum mengerti juga ya.." Doflamingo menatap ke arah orang-orang itu. "Kukatakan sekali lagi, serahkan Mugiwara padaku maka kalian akan kubebaskan!!"

Doflamingo menyerang mereka semua dengan benang-benang dari kotanya. "Gaaaahhh!!!!!"

"Gatz-san!! Masih tersisa tiga setengah menit lagi sebelum Luffy memperoleh kekuatannya kembali, kalau seperti ini terus, banyak orang akan mati sebelum itu terjadi!!" ucap perempuan asisten Gatz. Gatz dan yang lainnya terus berlari sambil menggendong Luffy.

"Aku tahu itu!!" ucap Gatz. "Tapi tak mungkin aku mengirim seorang gladiator yang sudah tak bisa bertarung lagi masuk ke dalam ring!! Jadi sampai ia memperoleh kembali kekuatannya, aku tak akan menyerah!!"

"Eeh!?" Gatz terhenti, seseorang tiba-tiba saja muncul di hadapannya. Orang yang terluka parah, Law. Ya, Trafalgar Law muncul di hadapan Gatz dan yang lainnya.

"T-T-T-Trafalgar Law!!! Shi...Shi-Shichibukai!!!"

"Haah..." tampak Law yang penuh darah. Tangan kanannya telah ia sambung kembali. "Bukankah kalian sudah berlari terlalu jauh? Haah.. berapa lama lagi sampai Hakinya kembali?" tanya Law.

"Dia bilang dia butuh 10 menit... jadi saat ini, tinggal 3 menit dan 20 detik lagi." ucap Gatz.

"Berarti kita berpacu melawan waktu ya... serahkan saja sisanya padaku." ucap Law. "Baik!!!"


Di sisi Tenggara Dressrosa, Sebio, tampak Bartolomeo dan yang lainnya yang juga berusaha sekuat tenaga untuk mendorong sangkar itu. Bartolomeo menggunakan barriernya.

"Baiklah semuanya, barrierku tak akan bisa dihancurkan!! Dorong!!! Bantu Zoro-senpai!!" teriaknya.

Orang-orang mendorong barrier itu untuk menahan sangkar burung Doflamingo. Para pasukan kolesium, Hajrudin, Chinjao dan yang lainnya, dan bahkan Robin juga ikut membantu dengan tangan raksasanya.

"Teardelion??" tanya Robin pada Leo, Tontantta yang juga ikut membantu. "Ya!! Itu adalah buah dari air mata putri Mansherry.." jelas Leo sambil terus mendorong.

Tampak tetesan-tetesan cahaya turun dari langit, ya, yang waktu itu sempat terlihat ternyata air mata tuan putri Mansherry.

Secara tak sengaja, seorang warga yang sudah sangat kekelahan dan hampir tak mampu berlari lagi terkena tetesan itu. Dan secara ajaib, dia mampu berlari lagi dengan sangat kencang.

"Eeeh!? Aku bisa lari!!!!" ia sendiri kaget. "Apa yang sudah terjadi!?"

"Teardelion itu.. memberikan orang-orang yang disentuhnya peningkatan sementara dalam kemampuan penyembuhan diri mereka!! Berkat air mata yang tuan putri bagikan pada para penduduk yang terluka, semuanya pasti bisa diselamatkan!!"

Putri Mansherry menaiki kumbang, lalu menebarkan air matanya ke seluruh penjuru kota.

"Namun kekuatan itu juga memiliki kekurangan. Terdapat batasan mengenai berapa banyak kekuatan yang bisa ia gunakan." ucap Leo.

"Jadi karena itu para pasukan ini bisa.."

"Mereka akan kembali seperti semula setelah beberapa waktu berlalu!! Ini cuma memperpanjang hidup mereka untuk sementara!!"

"Rasa sakitku tiba-tiba saja hilang!!!" ucap warga yang kakinya luka dan diperban. "Sekarang dia bisa berlari lagi!!!" orang-orang kaget.

"Ini keajaiban!!" "Tuhan telah datang untuk menolong kita!!"

"Berjuanglah Dressrosa.." putri Mansherry terus berjuang. "Kabu-san!!"

"Ya, tuan putri Mansherry.." "Ini juga merupakan pertarunganku!!"

"Aku tak bisa bertarung menggunakan senjata.. dan aku tak bisa mengalahkan orang jahat, tapi... air mataku ini tak akan berhenti!! "

Di sisi lain kota... "Kenapa orang-orang yang terluka mendadak pulih!?"

"Hei hei kalian semua, dengarkan aku!!!" terdengar suara teriakan dari atap gedung. "Ah, itu... Hack!!!" teriak orang-orang.

"Di sini, di belakangnya!!" ternyata yang bicara itu Usopp, yang digendong oleh Hack.

"Gyaaa!!! Itu Dewa Usopp!! Buronan bintang lima!!" "Apa yang sebenarnya terjadi!?"

"Kalian semua yang masih mempunyai kekuatan, pergilah ke sebelah Timur dan Barat pusat kota!!"

"Menuju orang-orang yang mendorong sangkar!?" "Tak mungkin sangkarnya bisa didorong..."

"Jangan banyak bicara dan lakukan saja!!" teriak Usopp. "Percayalah pada teman-temanku!! Dewa sudah dibuat marah!!!"

Di sisi Rebecca, ia tampak sedang berlari menuju suatu tempat. "Kalau sangkarnya benar-benar tak bisa dihentikan... semua yang telah dilakukan sampai saat ini akan menjadi sia-sia!! Aku tak akan membiarkan itu terjadi, Doflamingo!!"

"Ayah... kalau waktunya telah tiba, aku akan..."

"Eh!?" Rebecca kaget. Di depannya, di hadapan Doflamingo, tampak Viola yang sedang berdiri. "Viola-san!?"

"Rebecca!? Apa yang kau lakukan di sini? Apapun itu, menjauhlah dari sini!!" ucap Viola. "Kalau aku membiarkanmu mati di sini, aku tak akan punya muka untuk bertemu Kyros-nii-sama dan ibumu..."

"Kau sendiri apa yang kau lakukan di sini, Viola..." tanya Doflamingo.

"Kita membicarakan mengenai penghancuran keluarga Donquixote... dan sebagai orang yang pernah menjadi bagian dari keluarga itu, akan terasa rendah jika aku tidak melakukan apa-apa.. iya kan?" Viola hendak bertarung.

"Tidak...!!" ucap Rebecca.

"Jadi siapa, aku atau kau? Doffy!!" Viola mengeluarkan pisau. "Fufufu.... betapa bergairahnya dirimu, Violet..."

Di sisi Franky dan yang lainnya, mereka masih terus mendorong pabrik itu. "Kalian bisa melakukannya lebih baik dari ini!! Terus dorong!!!" Franky kini ikut membantu mendorong.

"Uwooooo!!!" para Tontatta meningkatkan kekuatan mereka. Lalu di sisi Zoro, Kinemon dan Kanjuurou juga sudah ikut membantu. "Dorong!!!!!"

"Bagaimana kelihatannya!?" "Kecepatan mengecilnya mulai menurun, mungkin..." "Oh!! Sepertinya memang begitu!!"

"Eh?" Zoro kaget, seseorang berjalan mendekati mereka.

Fujitora.

"Kau... apa yang kau...!!"

"Oh aku tak kenal dengan kalian, tapi..." Fujitora mendekati sangkar burung itu. "Kalian pasti bodoh sekali sampai-sampai melakukan hal seperti ini. Yah, mungkin aku tak bisa membantu banyak... tapi, izinkan aku ikut membantu!!"

Fujitora ikut menahan sangkar itu dengan pedangnya.

"Semuanya, bantu mendorong sangkarnya!!!!" "Yaaahhh!!!!!" "Lalu bagi yang tak bisa menggunakan Haki, pergi menuju pabrik!!!!"

"Angkatan Laut!?"

Para Angkatan Laut kini ikut membantu.

"Izinkan kami ikut membantu!!!" para warga juga antusias untuk membantu. "Aku cukup bangga dengan kekuatan yang kumiliki!!" "Aku juga ingin melindungi negeri ini dengan kekuatanku!!" "Ayo dorong!!!" "Dorong pabriknya!!!"

"Ah mereka ribut sekali.." ucap Kanjuurou. "Yah aku jadi sedikit lega.." ucap Kinemon.

Tak hanya di sisi Zoro dan pabrik, para warga juga bermunculan dan membantu di sisi Bartolomeo dan yang lainnya.

"Ayo bantu para ksatria itu!!" teriak warga penuh semangat. "Ayo dorong!!!"

"Mana mungkin aku mati di tempat seperti ini, ayo dorong!!" "Ayo dorong!!!!!!!!!" semuanya mendorong.

Terus mendorong, dan akhirnya, sangkarnya berhenti. "Eh?"

Tapi hanya beberapa detik, sangkarnya bergerak kembali. "Sangkarnya bergerak lagi!!!"

"Tapi tadi..." "Sangkarnya sempat berhenti!!"

"Sudah kubilang kan benda ini bisa dihentikan!!" "Zoro-zenpai kau keeren sekaliii!!!!" Bartolomeo mendorong sambil menangis terharu.

"Terus mendorong!!! Kita harus terus mengulur waktu!! Kalau sangkarnya makin mengecil, banyak orang akan mati!!!"

"Apa kalian semua siap!? Lucy akan segera memperoleh kekuatannya lagi!!" Gatz dan yang lainnya mendaki bukit. "Yaaahh!!"

Luffy terbaring di sebelah Law. Waktu sampai ia pulih kembali tinggal satu menit lagi.

Referensi Cepat

Catatan Chapter

  • Semua orang di Dressrosa bekerja sama memperlambat sangkar burung.
    • Gabungan kekuatan mereka berhasil menahan laju sangkar burung meskipun hanya sebentar.
  • Trafalgar Law mengambil alih tugas Gatz melindungi Luffy.
  • Kekuatan Mansherry mengobati seluruh orang di Dressrosa memungkinkan mereka untuk ikut membantu menahan sangkar burung.
    • Leo mengungkapkan jika efek kekuatan Mansherry hanya bersifat sementara.
  • Viola bertarung melawan Doflamingo seorang diri.
  • Laksamana Issho dan prajurit marinir datang membantu Zoro dan yang lainnya mendorong balik sangkar burung.
  • Kinemon, Kanjuro dan Issho mampu menggunakan Busoshoku Haki.
  • Haki Luffy akan pulih dalam satu menit.

Karakter

Bajak Laut Angkatan Laut Warga Sipil Lainnya
Bajak Laut Topi Jerami

Bajak Laut Heart

Barto Club
Keluarga Donquixote

Pasukan Laut Happo

Lainnya
Laksamana
Negeri Wano

Dressrosa

Kerajaan Prodence
Kerajaan Tontatta
Corrida Colosseum

Pasukan Revolusioner

Navigasi

Chapter Sebelumnya Chapter Selanjutnya
Arc Dressrosa
Chapter Manga
700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710
711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721
722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732
733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743
744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754
755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765
766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776
777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787
788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798
Episode Anime
629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639
640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650
651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661
662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672
673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683
684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694
695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705
706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716
717 718 719 720

Also on Fandom

Random Wiki