Fandom

Wikia One Piece

Roronoa Zoro/Hubungan dan Lain-Lain

< Roronoa Zoro

1.172pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Hubungan dan Lain-Lain

Roronoa Zoro
Manga - Anime

Statistik
Kanji: ロロノア・ゾロ
Debut: Chapter 3; Episode 1[1]
Julukan: "Pemburu Bajak Laut" (海賊狩り Kaizoku Gari?)
Afiliasi: Bajak Laut Topi Jerami (kru pertama)
Status: Bajak Laut
Jabatan: Pendekar Pedang; Pemburu Hadiah (mantan)
Lahir: 11 November[2]
Usia: 19 tahun (debut)[3];
21 tahun (timeskip)[4]
Tinggi: 178 cm (debut)[5];
181 cm (timeskip)[6]
Nilai Buruan: Berry Kecil.png 60.000.000 (debut);
Berry Kecil.png 120.000.000 (enies lobby)[7]
Pengisi Suara: Kazuya Nakai; Megumi Urawa (zoro kecil); Wataru Takagi (Ova)

Hubungan

Antar kru

Sama seperti Luffy, Zoro siap untuk melindungi dan menyelamatkan semua rekan-rekannya dari bahaya meski resikonya adalah nyawanya sendiri. Misalnya di Skypiea saat Going Merry diseret paksa, ia menyuruh yang lainnya untuk meninggalkan kapal sementara ia tetap di kapal sendirian untuk melindunginya. Selain itu, ia pernah bersedia menukarkan nyawanya kepada Bartholomew Kuma agar ia melepas Luffy dan memukul pingsan Sanji ketika mencoba hal yang serupa. Ia juga pernah mencoba memotong kakinya agar dapat menyelamatkan Nami dan Vivi dari perangkap lilin di Little Garden. Saat melawan Daz Bones, ia malah memikirkan keselamatan rekan-rekannya walau ia sendiri nyaris mati karena terluka parah.

Zoro sangat mempercayai Luffy sepenuhnya dan selalu mengikuti setiap keputusan yang dibuat apapun konsekuensinya. Ia menyatakan kalau keputusan seorang kapten adalah mutlak dan setiap anggota kru harus mematuhinya tanpa pertanyaan. Pada saat baru bergabung, ia pernah menyatakan bahwa ia sendiri yang akan menyingkirkan Luffy jika Luffy nantinya menghalang-halangi impiannya sebagai pendekar pedang nomor satu. Namun prinsipnya ini kemudian berubah saat ia tanpa ragu membuang impiannya demi mewujudkan ambisi Luffy sebagai raja bajak laut, saat menyerahkan hidupnya kepada Kuma di Thriller Bark. Ia juga mampu menahan malu dan membuang egonya saat memohon kepada Mihawk untuk melatihnya agar menjadi lebih kuat untuk kaptennya, Luffy. Zoro (termasuk Sanji) termasuk yang tidak khawatir kepada Luffy dan sering mengatakan kepada yang lain agar percaya kepada kapten mereka saat ia bertarung.

Zoro termasuk lemah jika sudah menghadapi Nami. Karena sifat lugunya, ia sering diakali Nami terutama dalam hal keuangan tanpa bisa ia menolak. Walau kadang menggerutu karena sering disuruh-suruh, namun ia tetap peduli pada keselamatannya dan berani mempertaruhkan nyawa untuk melindunginya dari bahaya. Ia juga percaya kepada insting tajam Nami, seperti mau mendengarkan pengamatan Nami saat mereka sedang berpesta di Whiskey Peak, walau ia dalam keadaan setengah sadar.

Zoro ditampilkan selalu terlihat bersaing dengan Sanji dan sering terlibat pertengkaran konyol di waktu yang tidak tepat. Hal ini mungkin karena ego semata, seperti jarang mengakui kualitas masakan Sanji dan jika pun ya hanya berbasa-basi dengan mengatakan "oke". Meski sering bersaing dan terlibat pertengkaran konyol, mereka berdua sebetulnya sangat dekat seperti bersaudara dan saling menjaga satu sama lain walau tak mengakuinya. Persaingan ini akan berlanjut ke dalam medan pertempuran, dimana mereka saling bersaing untuk menjadi yang terbaik tentang jumlah musuh yang dikalahkan. Selama Cerita Little Garden, Zoro dan Sanji terlibat permainan adu tantangan berburu daging dinosaurus seperti yang dilakukan raksasa Dorry dan Brogy sejak 100 tahun yang lalu. Mereka berdua memiliki kesamaan saling memanggil satu sama lainnya dengan nama ejekan, seperti Zoro yang memanggil Sanji dengan "ahok cook" (koki tolol) atau Sanji yang selalu memanggil Zoro dengan "marimo" (kepala lumut) ataupun "shitty swordsman". Setelah timeskip, Zoro memanggil Sanji dengan "nomor 7" mengacu pada urutan kedatangan mereka di Kepulauan Sabaody dan menganggap dirinya sebagai "nomor1" yang sering membuat Sanji kesal.

Usopp dan Chopper sangat mengagumi kekuatan Zoro. Mereka menganggapnya sebagai juru pelindung saat dihadapkan pada situasi yang tidak aman. Ia juga memiliki hubungan yang dekat dengan Chopper, menganggapnya sebagai anggota kru termuda yang butuh bimbingan saat ia merasa takut atau bimbang dalam bersikap. Zoro banyak mengajarkan prinsip bajak laut kepada Chopper saat ia baru bergabung di Cerita Arabasta. Zoro juga menjadi yang pertama menolongnya jika Chopper tercebur ke dalam air. Namun yang paling tampak adalah saat di Skypiea dimana ia yang sedang terluka parah, menjadi marah besar kepada Ohm dan ingin membalas dendam meski sebetulnya sikap seperti itu bukanlah kebiasaannya.

Saat Nico Robin baru bergabung, ia menjadi satu-satunya yang tidak percaya kepadanya. Namun dikemudian hari, ia menunjukkan kesediaan untuk melindunginya dari bahaya, seperti menangkapnya saat hampir dibunuh Enel atau menjadi yang pertama melompat saat diancam Aokiji. Selama bertempur di Enies Lobby, Ia menjadi gelap mata saat Kaku menghina Robin. Setelah kejadian di Enies Lobby, mereka berdua menjadi rukun satu sama lain. Diantara seluruh kru, Zoro dan Robin adalah yang karakter paling tenang dan serius dalam situasi apapun. Robin juga menjadi satu-satunya anggota kru yang tidak pernah membuat Zoro marah karena kepribadian mereka yang serupa.

Zoro juga bisa bergaul dengan Franky, meski kadang menjadi jengkel melihat kebiasaan Franky yang cengeng. Sementara itu saat Brook bergabung, mereka berdua mengembangkan sikap saling menghormati sebagai sesama pendekar pedang. Walau begitu, kadang mereka semua sering terlibat kelucuan yang konyol.

Teman

Kuina
Kuina adalah gadis remaja teman masa kecil Zoro sekaligus saingan beratnya. Mereka memiliki impian yang sama untuk menjadi pendekar pedang terhebat di dunia. Zoro tak pernah berhasil mengalahkan Kuina (kalah dalam 2.001 pertandingan terus menerus) dan bercita-cita untuk menyamai keahliannya. Setelah pertandingan ke 2.001, Kuina mengungkapkan kenyataan pahit bahwa dia tak akan bisa mencapai impiannya karena dia adalah seorang wanita. Ia percaya pada saat ia tumbuh dewasa, tubuhnya akan menjadi melemah dan ia akan dikalahkan Zoro pada saat itu.

Zoro menjadi berang mendengar pernyataan itu dan berjanji kalau suatu saat nanti, salah satu dari mereka akan menjadi yang terhebat di dunia. Kuina meninggal tak lama setelah itu karena suatu kecelakaan. Zoro terus memegang janjinya pada Kuina. Ia kemudian meminta katana milik Kuina sebuah Meitou; Wadou Ichimonji kepada ayahnya, dan terus membawanya hingga saat ini.

Koshiro
Koshiro adalah ayah kandung Kuina sekaligus guru yang mengajarkan Zoro keahlian berpedang sejak ia masih kecil. Zoro belajar di perguruannya sampai ia menjelang dewasa. Setelah kematian Kuina, Koshiro berkenan memberikan katana warisan keluarganya Wadou Ichimonji kepada Zoro melihat tekad keras yang dimilikinya. Koshiro menyatakan ia tak peduli Zoro menjadi apapun selama menganggap katana sebagai harta berharganya.

Yosaku dan Johny
Sebelum menjadi bajak laut, Zoro berkelana menjadi pemburu hadiah bersama Yosaku dan Johny. Yosaku dan Johny sangat mengagumi kemampuan Zoro dan memanggilnya sebagai "Aniki" (kakak). Setelah bergabung dengan kru topi jerami, Zoro bertemu kembali dengan mereka dan mereka berdua turut membantu kru topi jerami ke Kepulauan Konomi.

Coby
Zoro bertemu Coby saat ia bersama Luffy mencoba membebaskannya dari upaya penahanan kapten Morgan. Awalnya Coby dengan reputasi menakutkan Zoro, tapi setelah bertemu langsung, Coby mulai mengaguminya. Zoro dan Luffy turut senang saat bertemu lagi dengan Coby di Water 7.

Ippon-Matsu
Pada awalnya, Ippon-Matsu mencoba mengakali Zoro untuk menjual katana Wadou Ichimonji miliknya dengan harga murah. Namun ia berbalik menghormati Zoro setelah melihat aksinya saat menguji katana Sandai Kitetsu. Saking senangnya, ia lalu mengambil katana terbaik yang dimilikinya Yubashiri untuk diberikan secara gratis kepada Zoro. Saat Zoro mendapatkan poster buronan, ia menempel gambar Zoro di dinding tokonya sebagai tanda kekaguman.

Nevertari Vivi
Ia bergaul baik dengan Vivi. Ia bahkan nekat mencoba memotong kakinya saat berusaha menyelamatkan Vivi dan Nami dari perangkap lilin di Little Garden. Vivi sering memanggilnya dengan nama "Mr. Bushido". Saat ia dan kru topi jerami berpisah dengan Vivi, ia turut mengangkat tangannya tanda persahabatan.

Mandor Galley-la
Zoro menjadi respek kepada Paulie dan mandor Galley-la lainnya, selama perjalanan mereka ke Enies Lobby. Ia bahkan bersedia menyampaikan pesan Paulie untuk memecat agen CP9 dari Galley-la Company. Saat berpesta di Water 7, Zoro dan para mandor Galley-la terlihat minum dan tertawa bersama-sama.

Perona
Mereka menjadi teman dekat saat bersama-sama dikirim Kuma ke Pulau Kuraigana. Perona turut mengurus dan merawat luka-lukanya selama Zoro dilatih oleh Mihawk. Perona juga yang mengantar kepergian Zoro ke Kepulauan Sabaody setelah timeskip.

Musuh

Zoro tidak mempercayai orang lain selain Luffy dan tidak pernah berniat menjalin persahabatan dengan siapapun. Zoro selalu bersikap kalau orang yang berani menghalangi jalannya adalah musuh. Oleh karena itu, ia sering membuat musuh lebih banyak dari anggota Bajak Laut Topi Jerami manapun.

Pemerintah Dunia
Bersama Bajak Laut Topi Jerami, mereka dipandang sebagai ancaman yang serius bagi Pemerintah Dunia setelah insiden di Enies Lobby. Apalagi ditambah dengan serangan mereka kepada para Tenryuubito di Tempat Pelelangan Budak di Kepulauan Sabaody.

Angkatan Laut
Awalnya ia dianggap membantu pihak Angkatan Laut dengan menjadi pemburu bajak laut. Namun setelah memutuskan menjadi bajak laut, ia menjadi buronan yang dicari Angkatan Laut dengan bounty sebesar Berry.png 120.000.000.

Tashigi
Ia bertemu Tashigi saat di Loguetown. Pada awalnya, Tashigi tidak mengenalinya sebagai bajak laut dan membantunya mencari katana baru. Setelah merasa ditipu Zoro, Tashigi marah dan menghadang kru topi jerami yang hendak melarikan diri. Zoro kemudian mengalahkannya, namun menolak untuk melawan lagi karena wajah Tashigi yang mirip dengan wajah Kuina. Mendengar jawaban seperti itu, Tashigi marah besar dan bersumpah untuk terus mencari Zoro.

Dracule Mihawk
Impian dalam hidup Roronoa Zoro adalah untuk dapat bertemu Dracule Mihawk dan mengalahkannya. Ia berkesempatan bertemu dengan Mihawk dan bertarung dengannya di Baratie, namun dikalahkan dengan mudah. Mihawk menjadi respek kepadanya dan membiarkan ia untuk terus hidup dan menunggu bertarung dengannya sampai ia bertambah kuat.

Ia bertemu lagi dengan Mihawk saat dikirim Kuma ke Pulau Kuraigana. Ia kemudian rela menyingkirkan harga dirinya saat meminta Mihawk untuk melatihnya agar menjadi kuat bagi Luffy. Mihawk lalu bersedia melatihnya dalam waktu dua tahun.

Daz Bones
Zoro dan Daz Bones saling bertarung saat di Arabasta. Zoro kesulitan melawan karena Mr. 1 memiliki tubuh baja berkat kemampuan buah iblisnya. Zoro tampak frustasi dengan kemampuannya. Mereka terus saling mengejek dan mengintimidasi satu sama lain. Daz Bones menyerangnya berkali-kali hingga Zoro terluka parah. Di akhir pertarungan, Zoro memutuskan menggunakan teknik barunya dan mengalahkan Daz Bones dengan satu serangan. Setelah kalah, Daz Bones turut tersenyum dan menyatakan kalau ia bisa menjadi lebih kuat lagi.

Ohm
Zoro bertarung dengan Ohm saat di Skypiea. Ia menjadi murka melihat Ohm menyerang Chopper. Ia kemudian mengalahkannya dengan sekali serang.

T-Bone
Saat Kereta Rocketman yang dinaiki kru topi jerami sedang menuju ke Enies Lobby, mereka berpapasan dengan kapten T-Bone yang sedang berlari di sepanjang rel kereta api laut. Zoro dan T-Bone saling beradu kekuatan. Serangan Zoro berhasil menghancurkan pedang T-Bone dan mengalahkannya. Kapten T-Bone tampak marah dengan kekalahan itu karena merasa harga dirinya diinjak-injak.

Kaku
Sambil membawa pesan dari Paulie, Zoro bertarung melawan Kaku di Enies Lobby. Sepanjang pertarungan, mereka saling menghina satu sama lain. Zoro akhirnya mengalahkan Kaku. Sebelum pergi, Zoro masih sempat merenungkan permintaan maaf sebagai penghormatan antara sesama pendekar pedang sambil menyampaikan pesan pemecatan mereka dari Paulie.


Lain-Lain

Konsep awal One Piece

Pada awalnya, Eiichiro Oda merencanakan karakter Roronoa Zoro digunakan sebagai pengawal Buggy. Gambar Zoro dalam anggota kru Buggy, kemudian di perlihatkan dalam Volume 3 bersama gambar anggota kru Buggy lainnya. Oda menjabarkan konsep kru Buggy sebagai semacam satu keluarga, dengan Zoro yang menjadi kakak tertua.

Dalam beberapa ilustrasi gambar berwarna dan juga pembukaan awal anime ke-11, Zoro diperlihatkan mengenakan kacamata oleh Oda.

Perbedaan dalam Manga dan Anime

Masa lalu Zoro
Cerita masa lalu Zoro lebih dikembangkan dalam anime. Pada masa kecilnya, Zoro berpetualang ke berbagai tempat untuk mengalahkan banyak Dojo (perguruan pedang) untuk untuk mendapatkan pengakuan mereka. Namun ia tidak bisa mengalahkan putri Koshiro, Kuina. Di anime, Kuina adalah alasan Zoro bergabung dengan dojo ayahnya. Ayah Kuina membuat semacam kesepakatan dengan Zoro kalau ia dapat mengalahkan Kuina, Zoro akan mendapat pengakuan darinya. Jika tidak, Zoro harus bersedia berlatih di perguruannya. Saat diberikan kesempatan untuk memilih pedang sesuka hati, Zoro mengambil pedang sebanyak mungkin yang bisa ia bawa, lalu bersiap menghadapi Kuina. Zoro kalah dan mengatakan kalau ia akan mencoba menggunakan satu pedang dulu sebelum bisa menggunakan lebih banyak lagi. Sebagai konsekuensi kekalahannya, ia kemudian berlatih disana sesuai janjinya.

Di manga, Zoro datang untuk melihat mayat Kuina yang ditutup matanya dan dikelilingi banyak murid-murid, marah karena kepergiannya. Di anime, adegan ini tidak ditampilkan tetapi digantikan dengan saat pemakamannya, dan juga ditunjukkan saat flashback di Cerita Lautan Impian, dalam cerita manga asli, adegan ini ditampilkan saat flashback.

Cerita masa lalu Zoro juga ditambah di anime dengan cerita saat ia pertama kali bertemu dan berteman dengan Yosaku dan Johny. Didalam cerita, Yosaku dan Johny menegur Zoro karena mengambil buruan mereka. Zoro kemudian menyerahkan semua bounty yang didapat sebagai permintaan maaf sambil meminta mereka membayar tagihan makanannya. Tak lama kemudian bandit Dick dan anak buahnya datang mengacau di tengah kota. Yosaku dan Johny berusaha untuk menghentikan mereka, namun dikalahkan dengan mudah. Zoro yang butuh uang untuk memperbaiki katananya, datang untuk mengklaim nilai bounty yang ada pada Dick dan mengalahkannya. Yosaku dan Johny terkagum-kagum pada keahlian Zoro dan mulai mengikutinya serta memanggil Zoro dengan panggilan "aniki".

Pemisahan kru topi jerami
Cerita petualangannya di Kerajaan Shikkearu, diperpanjang di anime. Perona menolak menyerahkan katana Zoro, bahkan dia berusaha merubah Zoro agar melayaninya dengan kekuatan buah iblis. Perona berhasil mendandani Zoro seperti bekas pelayannya Kumashi saat ia masih pingsan. Setelah terbangun, Zoro meninggalkan ruangan itu dan mulai berkeliling mencari katananya. Di anime, Zoro mulai dilatih Mihawk setelah ia berhasil mengalahkan pimpinan Humandrill yang meniru gaya berpedang Mihawk.


Kesalahan pengutipan: Tag <ref> ditemukan, tapi tag <references/> tidak ditemukan

Also on Fandom

Random Wiki