Fandom

Wikia One Piece

Wawancara Eiichiro Oda dengan Masashi Kishimoto

1.173pages on
this wiki
Add New Page
Bicara0 Share

Ad blocker interference detected!


Wikia is a free-to-use site that makes money from advertising. We have a modified experience for viewers using ad blockers

Wikia is not accessible if you’ve made further modifications. Remove the custom ad blocker rule(s) and the page will load as expected.

Mark1.png 'Selamat membaca!. Anda dapat membantu Wikia One Piece dengan mengembangkannya dan Follow Kami di Twitter. Kami mohon maaf karena Wikia ini dalam proses pengembangan. Mark1.png


-Pertama-tama, terima kasih atas kerja kerasnya selama 15 tahun ini, Kishimoto-sensei.

Kishimoto: Suatu kebanggaan bagiku. Itu seperti merasa sedikit kebebasan dalam menyelesaikan pekerjaan. Tapi saya masih sibuk dengan Pameran Naruto dan banyak wawancara, belum lagi film yang sedang saya kerjakan. Saya benar-benar berpikir saya akan memiliki lebih banyak waktu bebas [Tertawa].

Oda: Terakhir kali saya melihatmu, setelah Chapter akhir Naruto, bukankah kau bilang, Langit terlihat berbeda dengan saya sekarang?"

Kishimoto: Yeah, memang. Entah bagaimana terlihat lebih cerah. Biru langit, kau tahu? [Tertawa]

Oda: Itu belum terjadi padaku. Langitnya masih agak mendung di sebelah sini [Tertawa].

Kishimoto: Semuanya berubah. Bahkan air terasa berbeda bagi saya sekarang (Tertawa). Tapi saya sedang mengerjakan naskah film dihari lain, dan saya pikir, hei, mungkin aku tidak bisa melakukan hal ini di kantor saya, jadi saya mencoba pergi berjalan-jalan, tapi saya tidak bisa membuat banyak kemajuan.

Oda: Ya, sulit di luar. Saya melangkah keluar kadang-kadang untuk melakukan perubahan cepat, tapi aku tidak pernah punya ide yang baik muncul kepada saya ketika berada di luar.

Kishimoto: Setiap kali saya pergi ke luar, itu seperti semua toko ini berlomba-lomba untuk memperhatikan saya. Saat kulihat papan restauran aku berpikir, "hmm.. mungkin sebaiknya aku masuk dan mengeceknya." Atau dihari yang lain, saat aku pergi menonton film bersama anak-anakku, yang memang sangat menyenangkan, tapi setelah itu aku mengambil beberapa makanan dan keterusan mengobrol.

Oda: Menyenangkan. Kuharap aku juga bisa melakukan itu [tertawa]. Saat kamu mengerjakan sebuah seri, akan sulit sekali untuk beristirahat kan? Itu seperti, semakin lama aku menjauh dari meja kerjaku, semakin cemas dan gelisah yang saya dapatkan

Kishimoto: Pada dasarnya aku juga begitu.

Q: Apa yang Anda pikirkan ketika Anda mendengar Naruto berakhir, Oda-sensei?

Oda: "Akhirnya datang juga. Tentu saja aku merasa kesepian. Meskipun sebelumnya aku sudah mengetahuinya, aku tidak berharap untuk melihatnya berakhir."

Kishimoto: "Setelah serialisasi, Aku mengirimkan pesan LINE kepada Oda. Tapi karena kami memang sering berkomunikasi, jadi itu bukanlah istimewa. Saya akan merasa memalukan jika saya membesar-besarkannya (Tertawa)

-Judul halaman dari One Piece menjadi perbincangan saat dirilis bersamaan dengan chapter akhir Naruto di edisi ke-50 Weekly Shonen Jump di 2014. Disitu ada banyak sekali unsur karakter dan simbol dari Naruto.

Oda: Kordinator media Kishimoto pada berakhirnya manga sebenarnya dulu menjadi editor saya. Jadi saya mendekatinya secara pribadi dan saya mengatakan kepadanya. "Aku harus melakukan sesuatu yang istimewa untuk berakhirnya Naruto". Sebenarnya aku mendapat banyak sekali ide dari arahannya."

Kishimoto: "Wow sungguh?, aku tidak tahu soal itu."

Oda: Pada akhirnya, ia tidak bisa memutuskan rencana apapun (Tertawa). Jadi aku cuma menggambar beberapa elemen dari Naruto dan memunculkan semuanya pada gambar.

Kishimoto: Itu luar biasa. Pasti banyak sekali yang harus dikerjakan.

- Jika kamu membaca huruf pertama pada setiap menu di dinding restoran, itu akan terbaca "Terima kasih atas kerja kerasnya, Naruto" dalam bahasa Jepang, benar?

Oda: "Yeah, saya ingin memunculkan beberapa masakan yang diingat oleh pembaca tentang Ichiraku (Kedai Ramen yang Naruto sering kunjungi di manga). Dan aku memutuskan sebaiknya juga menaruh beberapa jenis pesan tersembunyi di dalamnya. Saya berharap tidak ada orang lain yang menyadariya sehingga hanya kami saja yang tahu. Tapi semua orang langsung menyadarinya.

Kishimoto: "Yeah, semua orang kecuali aku. Saudaraku, (sesama Mangaka Kishimoto Seishi) menelepon saya dan berkata "Lihatlah menu di dinding di belakang mereka. Ada pesan tersembunyi," dan saat itulah saya akhirnya menyadarinya! [tertawa]

Oda: "Tetap saja, saya pikir saya bisa menyembunyikannya lebih baik dari itu. Ya sudahlah.

-Sepertinya pembaca menyadarinya ketika mereka melihat tanda untuk "Arugula Salad"

Oda: "Aku berpikir keras memikirkan sesuatu yang mungkin bisa kamu dapatkan direstoran yang memulai dengan nama karakter, tapi itu sulit. [Tertawa]

Kishimoto: "Dan sepertinya Naruto berada disitu memakan daging, kan? Sementara Luffy memakan ramen.

Oda: Luffy memberikan dagingnya adalah peristiwa langka. [Tertawa]

Kishimoto: Juga, judul Chapter dari ONE PIECE (Chapter 766) adalah "Smile". Itu membuat tenggorokanku tercekat. Saya tahu banyak orang yang menikmati ilustrasi itu, tapi aku adalah orang yang paling bahagia dari semuanya.

Oda: Saya belum memberitahu siapapun, tetapi aku awalnya ingin menggunakan seluruh cerita untuk menulis pesan untukmu-tidak hanya pada judul halaman. Sekarang, Chapter memuat kilas balik besar tentang Corazon, dan tidak ada Luffynya sama sekali. Aku awalnya ingin menempatkan simbol Naruto di semua latar belakang, dan bahkan menggambar garis di wajah Luffy untuk membuatnya tampak seperti Naruto. Sayangnya, bagian kilas balik belum berakhir sampai Naruto sudah berakhir (Tamat).

Kishimoto: Wow [Tertawa]. Saya pikir, setelah melihat judul halaman, aku agak berharap aku telah melakukannya melebihi diri saya sendiri.

-Tapi Kamu (Kishimoto) menggambar simbol dari Kru Topi Jerami pada patung Hokage Naruto dalam Chapter terakhir, tidakkah kamu (Oda) tahu?

Oda: Saya tahu, Kishimoto berbicara kepada saya tentang itu sebelumnya. Dia berkata, "aku akan membuat anak Naruto mencoret-coret dengan membuat beberapa grafit - Apakah kamu pikir saya bisa menggunakan simbol Kru Topi Jerami?" Dan tentu saja, saya tidak punya masalah dengan itu. Meskipun aku sedikit khwatir Fans Naruto mungkin akan marah, setelah melihat gambar itu di chapter terakhir.

Kishimoto: "Tenang saja [Tertawa]. Meskipun, saya pikir orang-orang akan membicarakannya."

Oda: Saya tidak percaya bahwa Anda akan menggambarnya di suatu halaman besar [Tertawa]. Banyak orang tampaknya berpikir bahwa Mangaka tidak bisa berteman dengan satu sama lain, karena mereka bersaing di majalah yang sama atau apapun itu. Tapi sebenarnya tidak seperti itu - banyak waktu kita pergi berjalan kembali.

Kishimoto: Benar sekali. Kenyataanya adalah kita semua selalu bersama [Tertawa]

-Kapan kalian berdua pertama kali bertemu?

Kishimoto: Kapan ya... Saya pikir saat sebuah pesta Tahun Baru Jump, ketika saya masih jadi pemula

Oda: Begitu ya? Huh.

Kishimoto: Kurasa begitu [tertawa]. Bahkan saat itu, ia membuat kesan yang besar bagi saya. Dia mengajarkan saya banyak.

Oda: Keluarlah dari sini. [Tertawa]

Kishimoto: Tidak, sungguhan . Anda memulai seri pertama Anda dua tahun sebelum saya, dan rasanya seperti bakat yang luar biasa ini telah muncul. Jadi pada awalnya saya memanggil Anda dengan "Oda-sensei," tapi Anda mengatakan kepada saya untuk berhenti melakukannya.

Oda: Yeah, Tentu saja kita kan seumuran. Mengapa saya harus dipanggil "sensei"?

Kishimoto: Tentu, kita bukan aktor atau artis atau apalah, tapi saya pikir siapa pun yang masuk ke bisnis (industri Manga) sebelum saya adalah orang terkenal [Tertawa].

Oda: Aku menyadari Kishimoto, juga, sejak ia memulai debutnya. Karya seninya luar biasa. Ada sesuatu yang tidak asing, seperti kita berbagi aliran yang sama.

Kishimoto: Aliran?[tertawa]

Oda: Yeah, seperti, Mengapa kamu punya seragam sekolah kura-kura dari Dragon Ball? [Tertawa]. Dari awal aku merasa seperti aku sudah bersiap-siap untuk bertarung.

Kishimoto: Jadi kamu ingin sebuah pertarungan, ya?[tertawa]

Oda: Hanya soal manga kita, ada sedikit rasa persaingan kan? Tetapi saat aku akhirnya benar-benar bertemu denganmu, kamu ternyata orang yang baik. Jadi aku tidak peduli lagi manga siapa yg lebih populer. Aku tidak mungkin bertarung denganmu.

Kishimoto: Kami tahu perjuangan satu sama lain dengan sangat baik.

Oda: Itu membuatku senang. Ketika waktu sulit, kamu butuh seseorang yang memberikanmu semangat. Jadi ketika Kishimoto mengatakan dia tahu apa yang saya alami, Anda merasa seperti dia benar-benar merasakannya.

Kishimoto: Karena aku benar-benar paham [tertawa]. Tetapi aku tetap saja berpikir aku melakukannya dengan mudah. Oda selalu berada di atas, dan aku merasa seperti memiliki masalah-masalah unik dan kesulitan. Semua tekanan dan ketegangan akan membuatku memiliki penyakit ulcers.

Oda: Aku benar-benar senang saya memiliki kesempatan untuk bersaing dengan Naruto. Hal yang membuatku bersyukur adalah dia membuatnya menjadi sangat kompetetif. Dari semua komik mingguan, dan semua komik di dunia, yang paling membuatku bekerja paling keras adalah Naruto. Jadi aku sangat beruntung, sebenarnya dia membuat kesulitan bagiku. Pengalaman yang semacam itu sangat jarang.

Kishimoto: Aku memperhatikan One Piece, tentu saja, itu adalah sesuatu yang harus kukalahkan. Aku sangat menyadarinya.

Oda: Yeah, faktanya bahwa Jump bukan hanya dimiliki satu rumah, tapi dua komik bergenre fantasi-pertarungan, itu merupakan bukti kerjamu.

Kishimoto: Sangat sulit.[tertawa]

Oda: Biasanya, apabila kamu punya dua seri manga di genre yang sama, mereka akan bersaing untuk penggemar yang sama. Tapi Kishimoto menemukan caranya untuk menjaga Naruto dan One Piece agar tak terlalu mirip. Sebagai contoh pengambilan warna. Luffy menggunakan banyak sekali warna merah, jadi dia menggunakan warna yang berbeda untuk Naruto. Nyaris tak ada sentuhan merah di Naruto, kan? Dia membuatnya seperti ini untuk memastikan agar mereka tidak saling melanggar satu sama lain. Jadi begitulah, seandainya Kishimoto memulai seri dua tahun lebih dulu dariku dan dia menggunakan warna merah duluan, aku mungkin akan tetap menggunakan warna merah [Tertawa].

Kishimoto: Itulah letak perbedaan dimana kamu dan saya [Tertawa]. Tetapi aku benar-benar berusaha disepanjang seri agar tidak mirip dengan One Piece.

Oda: Itu salah satu hal yang patut dibicarakan, tapi aku yakin pasti sulit untuk benar-benar melakukannya. Maksudku, aku punya waktu cukup sulit mencoba untuk menjaga ONE PIECE berbeda dari Dragon Ball.

Kishimoto: Benar.

Oda: Dragon Ball membuat kesan yang mendalam pada setiap orang. Saya pikir fans masih bisa mengingatnya setelah 5 tahun serinya berakhir. Dan tentu saja itu salah satu favorit-ku juga. Aku tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk melawannya. Jadi aku memikirkan sesuatu yang berbeda.

Kishimoto: Aku mengetahuinya.

Oda: Itulah kenapa aku lebih menekankan tentang elemen petualangan daripada scene pertarungan untuk pembaca. Tapi kupikir Kishimoto lebih sulit lagi. Dia harus menghindari Dragon Ball dan One Piece secara bersamaan.

Bersambung

Also on Fandom

Random Wiki